Enam orang anak lelaki Sunda dengan pakaian tradisional. Memerhatikan raut muka dan model pakaian mereka agaknya mereka bukan berasal dari klas bangsawan (menak). Kita bisa perhatikan pakaian mereka berupa kain menyerupai sarung. Dua anak mengenakan kain bercorak serupa batik. Tiga anak memakai ikat kepala kain (iket), tapi semua bertelanjang kaki. Dengan latar sebuah rumah berhalaman luas, tampaknya lokasi foto ini diambil di depan rumah seorang pembesar.
Satu hal yang terbayang demi pengambilan foto ini adalah bagaimana anak-anak itu digendong satu persatu untuk didudukkan di atas tembok itu, dideretkan kaku mirip boneka untuk dilihat oleh para meneer dan mevrow. Tubuh anak2 pribumi yang dibuat kaku memandang ke arah kamera. Tubuh yang memandang kamera dengan ekspresi penasaran, takut, dan tegang. Tubuh anak2 pribumi yang diabadikan demi arsip kolonial.
Satu hal yang patut diragukan adalah apakah orang tua mereka mendapatkan foto anak-anak mereka ini.
Dan satu lagi yang layak dipikirkan, jangan-jangan satu di antara anak itu adalah leluhur Anda .
Foto ini diambil tahun 1896, koleksi Tropenmuseum (tanpa tahun)



